Bahaya Membeli Cryptocurrency Sebelum Listing di Binance atau Indodax

gastronoid.com – Bahaya Membeli Cryptocurrency Sebelum Listing di Binance atau Indodax.  Banyak orang mencoba berspekulasi atau mencari peruntungan dalam Cryptocurrency yang akan listing di Binance. Karena biasanya ada potensi mendapatkan keuntungan yang banyak, bisa ratusan atau bahkan ribuan persen dalam beberapa jam. Hal ini juga membawa potensi bahaya yang bisa mengerus modal kita, jika yang terjadi tidak sesuai dengan harapan kita. Seperti yang barusan terjadi pada Kripto / Cryptocurrency  yang bernama Alien Worlds (TLM) yang baru terjadi beberapa hari lalu

Fungsi TLM dalam Game Alien Worlds

TLM adalah Kripto / Cryptocurrency yang digunakan dalam game Alien Worlds. Game Alien Worlds adalah game simulasi ekonomi  dimana pemain berkompetisi menggunakan NFT. Di dalam game ini, kompetisi ekonomi,  diharapkan terjadi kolaborasi dan promosi antar pemain.

Sumber ; Channel Youtube Alien Worlds

TLM  ini dibutuhkan untuk mengontrol dan berkompetisi Planet DAO (Decentralized Autonomous Organisations) dan mendapatkan akses game selanjutnya. Pemain game akan berkompetisi untuk mendapatkan TLM. Pada akhirnya diharapkan akan membuat kompetisi sengit dan kolaborasi antar pihak yang berkepentingan. Di game Alien Worlds, pemain bisa mendapatkan NFT yang berupa item digital game untuk menambang TLM, melakukan pertarungan, dan menyelesaikan tantangan dalam game. Tipe NFT yang didapatkan dalam game tergantung cara bermain si pemain dalam game dan strategi yang mereka gunakan dalam bermain.

Baca Juga: Cara Daftar Binance dengan Mudah

Pengertian NFT

Diatas disebutkan tentang NFT,  NFT singkatan dari Non-fungible token, Non-fungible token yang dalam bahasa indonesia dapat diartikan Token yang tidak dapat dipertukarkan. NFT ini adalah unit data yang tersimpan di digital ledger yang disebut blockchain, unit data itu adalah sertifikat aset digital atas suatu kepemilikan yang tidak dapat dipertukarkan tapi masih bisa dijual. Karena NFT punya nomor kode dan metadata unik yang tidak bisa ditiru, kode unik ini bisa untuk melacak pemilik awal, pemilik akhir dan penerbit token. Setiap NFT karena memiliki kode unik jadi bisa dibilang menjadi barang digital langka dan cocok untuk dikoleksi untuk sebagian kolektor.  NFT bisa berupa foto, audio, video, atau file digital lainnya. Dalam kasus TLM, NFT berupa item unik dalam game Alien Worlds.

Baca Juga:  Cara Daftar Indodax dengan Mudah

Fungsi lain dari TLM

  1. Pemegang TLM yang staking  TLM bisa berpartisipasi dalam mengatur Planet DAO dan voting untuk reward potensial.
  2. Pemegang TLM yang staking  TLM di antara enam planet yang bisa dipilih bisa berpartisipasi dalam mining TLM dan NFT.
  3. TLM  digunakan untuk membeli atau upgrade item, ikut quest dan pertempuran
  4. Pemain butuh TLM untuk membeli item dalam game yang dibuat dalam bentuk NFT.

Secara fundamental tidak terlalu buruk dan punya potensi untuk ke depannya bukan tapi karena harga sebelum TLM listing di binance sudah termasuk mahal, maka harganya ambruk seketika setelah listing di Binance. Sebelum listing di binance, harga TLM mencapai harga 96 ribuan dan bahkan pernah menyentuh harga Rp. 104.602. Harga yang cukup tinggi untuk sebuah  Kripto / Cryptocurrency yang ditujukan untuk digunakan dalam game, menurut penulis.

Baca Juga: Cara Top up atau Deposit Uang ke Akun Binance dengan Biaya Murah

Beberapa menit saat TLM listing, harga awal listing TLM jauh dari ekspetasi banyak orang dan secara mendadak harga terus turun bukan malah terus naik seperti yang diharapkan banyak orang. Psikologis para pembeli TLM sebelum listing di permainkan habis-habisan, sebelum listing harga dibawa terbang ke atas awan. Setelah mereka cukup percaya diri, karena yakin harga bakal naik setelah TLM listing di binance. Mereka hodl banyak dan terus beli dengan harapan bahwa TLM akan naik ratusan atau ribuan persen dibandingkan harga beli mereka sebelum listing di binance.

Harga TLM sekarang

Gambar Harga TLM sekarang

Parahnya pemikiran logis dan sesuai psikologis pasar pada umumnya, bahwa harga Kripto / Cryptocurrency yang baru listing biasanya akan dibikin naik  ke langit tujuh terlebih dahulu saat awal listing. Hal ini malah dikhianati dan dijadikan sebagai cara untuk para paus alias bandar untuk menaikkan harga sebelum listing, saat harganya sudah sangat tinggi sebelum listing. Para paus ini bisa jual untung dengan banyak ke retail optimis yang mengira harga akan terbang setelah listing di binance. Pada akhirnya harga terus turun setelah listing,  mungkin karena para paus dan bandar sudah take profit besar-besaran, jadi tidak perlu menjaga harga atau membuat harga naik gila-gilaan saat losting.

Harga TLM jatuh dalam

Gambar Harga TLM jatuh dalam

Harga TLM dengan sangat cepat turun dari harga 96 ribu, jatuh hingga menyentuh harga 8 ribu dalam beberapa menit hingga beberapa hari dan pernah malah menyentuh harga 7 ribuan. Banyak yang mengalami kerugian karena spekulasi membeli dengan harapan sentimen positif  TLM listing di binance akan menaikkan harga, harga turun sebanyak 91.6% dalam waktu 3 hari dari harga tertinggi TLM yang pernah menyentuh  Rp. 104.602. Itulah Bahaya Membeli Cryptocurrency Sebelum Listing di Binance atau Indodax, karena harga sebelum listing tidak stabil dan potensi digoreng harganya sebelum listing juga ada. Jika kamu tidak ingin mengalami kerugian besar seperti yang terjadi diatas sebaiknya jangan melakukan pembelian pada Kripto / Cryptocurrency atas dasar spekulasi harga akan digoreng saat listing.

 

Sumber ; Channel Youtube cHens Ho

Semoga itu memberikan pandangan jelas kenapa kamu sebaiknya menghindari pembelian sebelum listing. Bahaya Membeli Cryptocurrency Sebelum Listing di Binance atau Indodax. Terima kasih telah membaca di gastronoid.

 

Tinggalkan komentar